Security Advisory: CVE-2025-14847

G

Ghost Sentinel

Jumat, 2 Januari 2026 • 3 min read • Infosec

Security Advisory: MongoBleed (CVE-2025-14847)

Tanggal Publikasi: Desember 2025
Severity: High – Critical
CVSS Score: 8.7
Jenis Kerentanan: Unauthenticated Memory Disclosure
Produk Terdampak: MongoDB Server


Ringkasan

MongoBleed adalah kerentanan kritis pada MongoDB Server yang memungkinkan penyerang jarak jauh tanpa autentikasi untuk membaca heap memory yang belum diinisialisasi. Kerentanan ini dilacak sebagai CVE-2025-14847 dan dapat mengakibatkan kebocoran informasi sensitif seperti kredensial, token autentikasi, kunci API, serta data internal aplikasi.

Kerentanan ini berdampak luas karena MongoDB banyak digunakan sebagai database utama pada aplikasi web, API, dan sistem backend di lingkungan produksi.


Deskripsi Teknis

MongoBleed disebabkan oleh kesalahan dalam mekanisme pemrosesan pesan terkompresi (zlib) pada MongoDB sebelum proses autentikasi dilakukan.

Alur Kerentanan:

  1. Penyerang mengirim compressed message yang telah dimanipulasi ke MongoDB.
  2. Server MongoDB melakukan alokasi buffer berdasarkan nilai panjang yang tidak tervalidasi dengan benar.
  3. Saat parsing gagal, server mengembalikan respons error yang berisi data heap memory yang belum dibersihkan.
  4. Data tersebut dapat mencakup informasi sensitif yang sebelumnya digunakan oleh proses lain di server.

Kerentanan ini tidak memerlukan kredensial, tidak memerlukan interaksi pengguna, dan hanya membutuhkan akses jaringan ke port MongoDB (default: 27017).


Dampak Keamanan

Eksploitasi MongoBleed dapat menyebabkan:

  • Kebocoran username dan password database
  • Bocornya token sesi dan API key
  • Terungkapnya konfigurasi internal aplikasi
  • Paparan data sensitif yang masih berada di memori
  • Potensi eskalasi ke serangan lanjutan

Catatan: Proof-of-Concept (PoC) untuk kerentanan ini telah tersedia secara publik, meningkatkan risiko eksploitasi di dunia nyata.


Versi MongoDB yang Terdampak

Branch MongoDB Versi Rentan
8.2 8.2.0 – 8.2.2
8.0 8.0.0 – 8.0.16
7.0 7.0.0 – 7.0.27
6.0 6.0.0 – 6.0.26
5.0 5.0.0 – 5.0.31
4.4 4.4.0 – 4.4.29
4.2, 4.0, 3.6 Semua versi

Versi yang Telah Diperbaiki

  • 8.2.3
  • 8.0.17
  • 7.0.28
  • 6.0.27
  • 5.0.32
  • 4.4.30 dan lebih baru

Indikator Risiko

Sistem berisiko tinggi jika:

  • MongoDB dapat diakses langsung dari internet
  • Tidak menggunakan firewall atau ACL
  • Belum diperbarui ke versi patch
  • Mengaktifkan kompresi zlib
  • Menyimpan data sensitif dalam memori aplikasi

Rekomendasi Mitigasi

1. Lakukan Patch Segera

Upgrade MongoDB ke versi terbaru yang telah memperbaiki CVE-2025-14847.

2. Batasi Akses Jaringan

  • Jangan mengekspos MongoDB ke internet publik
  • Gunakan firewall, VPN, atau IP whitelist
  • Pastikan port 27017 hanya dapat diakses oleh host terpercaya

3. Nonaktifkan Kompresi (Sementara)

Sebagai mitigasi sementara, nonaktifkan zlib compression jika patch belum dapat diterapkan.

4. Rotasi Kredensial

Jika terdapat indikasi eksploitasi:

  • Ganti password database
  • Rotasi API key dan token
  • Perbarui secret aplikasi

5. Monitoring & Logging

  • Pantau trafik abnormal ke port MongoDB
  • Aktifkan logging dan audit trail
  • Gunakan IDS/IPS jika memungkinkan

Timeline Singkat

Tanggal Peristiwa
Q4 2025 Kerentanan ditemukan
Des 2025 CVE-2025-14847 dipublikasikan
Des 2025 Patch resmi MongoDB dirilis
Des 2025 PoC tersedia publik

Kesimpulan

MongoBleed (CVE-2025-14847) merupakan kerentanan serius yang memungkinkan kebocoran data sensitif langsung dari memori MongoDB tanpa autentikasi. Dengan adanya PoC publik dan banyaknya instance MongoDB yang terekspos ke internet, risiko eksploitasi sangat tinggi.

Patch segera dan pembatasan akses jaringan adalah langkah paling krusial untuk melindungi sistem Anda dari kebocoran data dan kompromi lebih lanjut.


Referensi

  • CVE-2025-14847 – MongoBleed
  • MongoDB Security Advisory
  • Analisis keamanan oleh komunitas riset keamanan

Disusun oleh: Tim Security
Dokumen: Security Advisory – MongoBleed
Status: Public Disclosure

Close
WhatsApp